RESENSI
BUKU
Judul Buku : Teknik Kreatif dan Terpadu
dalam Mengajar Sekolah Minggu
Pengarang : Paulus Lie
Penerbit : ANDI Offset Yogyakarta
Jumlah Halaman :186 Halaman
Tahun Terbit : 2013 ( Cetakan ke-15 )
A.
Rangkuman isi
Buku:
Dalam uraian pada bab 2, penulis mengatakan bahwa banyak Sekolah Minggu
mengalami kemerosotan. Baik kemerosotan dari segi kualitas maupun merosot dari
segi kuantitas (jumlah) anak Sekolah Minggunya. Akar masalah yang sebenarnya
terdapatpada masalah kualitas pendidikan (dan pengajaran) kepada anak-anak. Hal
ini disebabkan karena guru-guru Sekolah Minggu kurang menyadari tugasnya
sebagai Guru Sekolah Minggu. Buku ini terdapat 7 bab yang terdiri dari: pujian
yang kreatif, Krisis Sekolah Minggu karena pengajaran yang tanpa rencana,
kurikulum mengajarkan berdoa, kreasi mengajarkan ajaran Kristen, paket acara
Sekolah Minggu yang interaktif, aktivitas anak dan penerapan cerita yang modern
dan interktif, serta warnasari. Selain itu juga terdapat beberapa pujian
sekolah minggu yang dapat diajarkan kepada anak-anak Sekolah Minggu.
B. Kelebihan Buku:
Menurut saya, buku ini sangat bagus dan cocok untuk dibaca oleh guru-guru
Sekolah Minggu, pengajar-pengajar Kristen maupun aktivis-aktivis gereja yang
terlibat dalam pelayanan khusunya pelayanan anak-anak. Hal itu disebabkan
karena buku ini berisi banyak sekali cara-cara mengajar kreatif dan semuanya
diuraikan secara terpadu dan detail. Setiap teknik kreatif yang sampaikan
diuraikan dengan menggunakan bahasa yang sederhana serta langkah-langkah yang
berurutan sehingga sangat mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu juga, buku
ini membuka kesadaran para pembaca agar menyadari pentingnya pengajaran bagi
anak-anak ( Sekolah Minggu ). Dengan adanya buku ini, para pengajar-pengajar
Kristen atau guru-guru Sekolah Minggu dapat dibimbing untuk melakukan proses
pengajaran Sekolah Minggu yang kreatif dan menarik.
C. Kekurangan Buku:
Secara keseluruhan buku ini sudah cukup bagus karena penjelasannya yang
mudah dipahami. Tetapi mungkin bisa diberi gambar-gambar yang menunjukkan
teknik mengajar yang diuraikan. Sehingga dengan melihat gambar (contoh teknik)
maka pembaca dapat memahamii dengan lebih jelas lagi.
D. Berkat yang Saya Peroleh:
Setelah membaca buku ini, saya menyadari bahwa pengajaran kepada
anak-anak Sekolah Minggu tidak boleh disepelehkan. Hal ini disebabkan karena
anak-anak merupakan masa depan atau generasi penerus dalam sebuah gereja.
Pengajaran terhadap anak Sekolah Minggu harus juga direncanakan dengan baik
sehingga pengajaran yang dilakukan tidak sia-sia tetapi mencapi tujuannya. Buku
ini memberikan banyak sekali pengetahuan kepada saya dalam hal mengajar anak
Sekolah Minggu secara kreatif sehingga saya bisa mempraktekkannya dalam Sekolah
Minggu saya nantinya.
Tuhan Yesus Memberkati…!!!
Kezia Pujianti Parlan
UKRIM YOGYAKARTA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar