Rabu, 20 Mei 2015

Peranan Media dalam Pembelajaran PAK

            


PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN
DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

Mengenai penggunaan media dalam pembelajaran PAK perlu untuk terlebih dahulu memahami apa arti PAK. PAK merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan disekolah dan harus dipelajari, dipahami dan dikuasai oleh siswa serta mengaplikasikannya dalam kehidupannya sehari-hari oleh tiap-tiap peserta didik.
Pendidikan Agama Kristen adalah usaha yang dilakukan secara terencana dan kontiniu dalam rangka mengembangkan kemampuan peserta didik agar dengan pertolongan Roh Kudus dapat memahami dan menghayati Kasih Tuhan dalam Yesus Kristus yang dinyatakan dan diterapkan dalam kehidupan sehari – hari terhadap sesama dan lingkungan.
Media pembelajaran PAK adalah segala alat dan bahan yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Penggunaan media pembelajaran PAK sangat membantu dalam menumbuhkan imajinasi dan merangsang rasa ingin tahu dalam diri pribadi peserta didik. Alat peraga atau media PAK tidak merugikan peserta didik. Penggunaan media pembelajaran PAK sudah ada sejak jaman Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Dalam penggunaan Media Pembelajaran PAK Yesus sebagai guru agung mampu menarik minat dan perhatian para murid. Dengan menggunakan media pembelajaran, kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan  dan siswa akan lebih tertarik untuk belajar.
Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar  dapat membangkitkan minat dan keinginan yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, membawa pengaruh psikologis bagi perubahan perubahan siswa. Selain itu penggunaan media pembelajaran dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data yang menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data dan memadatkan imformasi. Ada empat fungsi media pembelajaran khususnya media visual yakni:
§  Fungsi atensi yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi pada isi pelajaran
§   Fungsi afektif yaitu fungsi yang dapat menggugah emosi dan sikap siswa
§   Fungsi kognitif yakni: membantu siswa lebih memahami dan mengingat imformasi yang terkandung pada gambar
§   Fungsi kompensatoris yakni dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami materi yang disampaikan.




Peran atau Fungsi Media Pembelajaran
Selain itu media mempunyai dua fungsi utama dalam proses pembelajaran yang perlu kita ketahui. Fungsi pertama media adalah sebagai alat bantu pembelajaran, dan fungsi kedua adalah sebagai media sumber belajar.
            Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam pengajaran
Setiap materi pengajaran memiliki tingkat kesukaran atau kompleksitas yang bervariasi. Pada satu sisi ada materi ajar yang tidak menggunakan alat bantu, tetapi dilain pihak ada materi yang sangat memerlukan alat bantu, yaitu berupa media pembelajaran. Media pembelajaran yang dimaksud antara lain berupa globe, grafik, gambar, dan sebagainya materi ajar dengan tingkat kesukaran atau kompleksitas yang tinggi apabila tidak dibantu dengan media pembelajaran, tentu akan dicerna dan dipahami oleh siswa. Hal ini akan semakin terasa apabila materi ajar tersebut abstrak dan rumit/kompleks. Sebagai alat bantu, media berfungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan menuju pembelajaran. Hal ini dikuatkan dengan pernyataan bahwa kegiatan pembelajaran dengan bantuan media pembelajaran akan mempertinggi kualitas belajar siswa dalam tenggang waktu yang cukup lama. Itu berarti, kegiatan siswa dengan bantuan media akan menghasilkan proses dan hasil belajar yang lebih baik daripada tanpa bantuan media.
Media Pembelajaran sebagai sumber belajar
Dalam pembahasan media sebagai sumber belajar ini, yang dimaksud sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat bahan pembelajaran peserta didik tersebut berasal. Menurut H. Asnawir, (2002) sumber belajar dapat dikelompokkan menjadi lima kategori yaitu: Manusia, bukan perpustakaan, media massa, alam lingkungan, dan media pendidikan. Media pendidikan merupakan salah satu sumber belajar, ikut membantu guru dalam memudahkan tercapainya pemahaman materi ajar oleh siswa, serta dapat memperkaya wawasan siswa. melalui pemakaian alat peraga dan benda imajinasi anak dirangsang, perasaannya disentuh dan kesan yang dalam diperoleh. Melalui media alat peraga anak akan belajar lebih bersemangat dan dapat mengingat dengan lebih baik. Berdasarkan beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat atau benda yang digunakan dalam kegiatan mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukatif antara guru dan anak didik dapat berlangsung secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah dirumuskan sebelumnya.
Ciri-ciri Media Pembelajaran PAK
Ciri-ciri khusus media pembelajaran berbeda menurut tujuan dan pengelompokannya. Ciri-ciri media pembelajaran dapat dilihat menurut kemampuannya dalam membangkitkan rangsangan pada indera penglihatan, pendengaran, peraba, pencium dan pengecap. Maka ciri-ciri umum media pembelajaran adalah bahwa media itu dapat diraba, dilihat, didengar, dan diamati melalui panca indera. Di samping itu ciri-ciri media juga dapat dilihat dari segi harganya, lingkup sasarannya, dan dikontrol oleh pemakai. Pemahaman terhadap karakteristik media pembelajaran merupakan kemampuan mendasar yang harus dimiliki oleh guru dalam kaitannya dengan keterampilan pemilihan dan penggunaan media pembelajaran. Di samping itu, untuk memberi kemungkinan kepada guru untuk menggunakan berbagai jenis media pembelajaran secara bervariasi. Apa bila guru kurang memahami karakteristik media pembelajaran tersebut, maka guru dihadapkan kepada kesulitan dan cenderung bersifat spekulatif dalam pemilihan dan penggunaan media pembelajaran. Tiap-tiap media mempunyai karakteristik yang perlu dipahami oleh pemakainya. Dalam memilih media, orang perlu memperhatikan tiga hal, yaitu kejelasan, maksud dan tujuan pemilih media tersebut. kedua, sifat dan ciri-ciri media yang akan dipilih dan ketiga, adanya sejumlah media yang dapat dibandingkan karena pemilihan media pada dasarnya adalah proses pengambilan keputusan akan adanya alternatif-alternatif pemecahan yang akan dituntut.
Kenapa Media Pembelajaran PAK penting
Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen?
 Media pembelajaran sebenarnya bukan hal yang baru. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan sangat penting dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian guru PAK sebagai fasilitator dalam setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu tiap-tiap pendidik perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran akan dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Pada kenyataannya media pembelajaran masih sering terabaikan dengan berbagai alasan, di antaranya: Terbatasnya waktu untuk membuat persiapan mengajar bagi guru sebagai pendidik, kesulitan untuk mencari model dan jenis media yang tepat, keterbatasan biaya yang sebagian dikeluhkan,dan lain-lain.
Media pembelajaran yang paling dikenal dalam pelayanan siswa Sekolah Dasar sering disebut dengan istilah alat peraga. Media alat peraga dan benda sering disebut sebagai alat modern karena kesadaran mengenai pentingnya memakai media mengajar dalam pelayanan siswa masih baru. Melalui pemakaian alat peraga dan benda, imajinasi siswa dirangsang, perasaannya disentuh dan kesan yang dalam diperoleh. Melalui media alat peraga anak akan belajar lebih bersemangat dan dapat mengingat dengan lebih baik.
Dari uraian di atas, maka dapat disimpulkan media pembelajaran adalah media yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu meliputi alat bantu guru dalam mengajar serta sarana pembawa pesan dari sumber belajar kepenerima pesan belajar (siswa). Sebagai penyaji dan penyalur pesan, media pembelajaran dalam hal-hal tertentu bisa mewakili guru menyajikan informasi belajar kepada siswa, jika program media itu didesain dan dikembangkan dengan baik. Belajar merupakan suatu proses yang artinya kegiatan belajar senantiasa mengarah kepada terjadinya perubahan dalam diri seorang siswa dimana siswa dari tidak tahu menjadi tahu atau tidak mengerti menjadi mengerti.
Pembelajaran PAK yang adalah kegiatan belajar mengajar di dalam Pendidikan Agama Kristen sangat penting dilaksanakan oleh seorang guru Agama Kristen dalam mengemban tugas atau amanat Tuhan Yesus , seperti tertulis dalam Injil Matius 28: 19-20: “…….dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar